Kemaren, tepatnya 28 Januari 2008, aQ izin kerja (jadi Eka sendirian lagi deh…maap ya ka..) karena aQ mau bantu sahabatQ (aQ manggil dia Pau) yang mo sidang TA. Pau kuliah di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun (tau kan…??) SobatQ itu dapat giliran sidang pertama (jam 8 pagi), jadi harus sampai 1 jam sebelumnya (7 pagi) tapi karena jarak rumah ke kampus jauh banget (rumah Pau di Bintaro, maka harus berangkat 2,5 jam sebelumnya (jam 5 lewat 30 menit pagi). Karena suaminya (Pau itu dah nikah lho..) tidak bisa izin kerja, jadi aQ yang nemenin dia pas sidang.
Kmi janjian di depan BP jam 5:15. Seperti biasa, Kmi mengendarai dua motor. Aq sendiri dan bawa laptop buat peralatan sidangnya sementara Pau dan suaminya berdua membawa LCD. Kmi jalan beriringan, tentu saja aQ ngambil posisi belakang Coz jalannya lupa2 inget. Ternyata mereka mengambil jalan yang tidak biasa Q lewati kalo mo ke UNJ jadi aQ harus bisa ngikutin motor Pau n suami. Ya..Walaupun beberapa kehilangan tapi akhirnya bisa ketemu lagi (untung gak nyasar). Setelas sampai di Manggarai, aQ tau jalan yang harus di tempuh, jadi walaupun dah kehilangan motor mereka, aku yakin bisa sampai ke UNJ tanpa nyasar. Pas di lapmu merah, aQ mencari2 mereka, tapi gak ketemu, ya sudahlah… Eh tiba2… ada orang yang menepuk pundakku.
Ternyata itu Pau, dia bilang motor suaminya mogok, jadi aQ yang nganterin dia sampe UNJ. Untung aQ blum terlalu jauh dari tempat mogoknya.
Kmi sampe di UNJ jam 7:10. Setelah parkir motor, Pau langsung menuju sekretariat, untuk nanya di mana ruangannya (Heran..harusnya mahasiswa udah diberitahu donk di mana dia akan sidang) dan pihak sekretariat pun blum bisa memastikan ruangan mana yang bisa digunakan karena pada saat itu hampir seluruh ruangan sedang digunakan. Akhrinya aQ dan Pau mencari kelas kosong untuk memantapkan presentasinya. Setelah jam 8, Pau kembali ke sekretariat untuk menanyakan (lagi) dimana ruangan untuk dia sidang. Akhirnya di menggunakan ruang rapat dosen.
Aq membantu mempersiapkan peralatan yang akan digunakan untuk sidang (kayaknya gak ada panitia yang ngurus sidang mahasiswa tugas akhir deh. Bener2 ngerepotin banget. Karena seluruh peralatan buat sidang dipersiapkan oleh mahasiswa, mulai dari komputer/laptop, LCD, sampe konsumsi. Tambahan lagi, dosen-dosen yang nyidang tidak mau konsumsi yang diterima sama jenisnya pada hari yang sama. kebetulan Pau dan temennya yang sidang hari itu ‘kolekan’ buat nyiapin konsumsi, jadi snack yang diterima para dosen penguji itu sama. dan mereka protes. Mereka gak terima kalo snacknya sama..WAduh2 kok ada yang kayak gitu..?? No matter what, yang penting Pau sidang duluan jadi hal tersebut tidak terlalu dipermasalahakan.
Hm..Aq gak nyangkanya, ternyata untuk sidang akhir di univesitas negeri, seperti itu… Masih lebih baik di kampusQ kali ya… karena mahasiswa yang mo sidang akhir tinggal nyiapin aja bahan sidangnya sementara, peralatan, snack dan konsumsi di kerjakan oleh pihak sekretariat, betul gak?? Tapi mungkin tidak semua di kampus negeri seperti itu, tapi gak tau juga ya.., ada yang tau kalo sidang TA di kampus laen seperti apa??
Yap..Lanjut lagi ceritanya, setelah persiapan selesai sekitar jam 8.15, Pau masuk ke ruang sidang. Oooiya, Pau masuk jurusan bahasa Arab, jadi sidangnya menggunakan bahasa Arab. Aq nunggu di luar ruangan. menunggu dan menunggu, sambil baca HP yang terbaru (edisi 7). Akhirnya setelah jam 10 Pau keluar ruangan denga wajah yang sedikit lebih cerah daripada pas masuk ruang sidang. Walaupun nialinya blum keluar tapi dapet gosip kalo dia dapet A. Alhamdulillah… (aQ juga teringat ade ku yang di labkom sidang juga saat itu, aQ sudah diberitahu kalo dia juga dapet A. Selamet yak Rhe…)
Setelah mengurus lain2 Kmi pulang tepat pada pukul 12.15. Ah..akhirnya bisa beristirahat lagi…













wah..seyem2.. jadi inget jaman dulu pas sidang…
btw gw juga punya temen di UNJ, fak sastra prancis, kira2 Pau kenal nggak?
Comment by eka — January 29, 2008 @ 10:22 am
asssyiiiikk eka pertama neehhhh….
Comment by eka — January 29, 2008 @ 10:23 am
wah..gak tau tuh ka…tapi kayaknya engga deh..
Comment by fadniest — January 31, 2008 @ 1:14 pm